Khotbah Family Camp X - 2007

          Gereja Pantekosta di Indonesia - Cianjur

Jalan Hasyim Asyari 75, Cianjur 43214. Tel (62-263) 261161 - Indonesia

Tema: Berhala Dalam Rumah Tangga

               Cipanas, Hotel Delamar, 16 Agustus 2007 

Ibadah I-Key Note

Ada banyak saudara-saudara kita yang tidak bisa hadir dengan 1.001 macam alasan. Karena Family Camp bukan paksaan tetapi Family Camp adalah camping untuk ke dalam ... apa yang Tuhan mau dalam hidup kita. Siapa yang ingat, apa firman Tuhan pada Family Camp tahun lalu? Pengampunan Dalam Keluarga. Siapa yang ingat Family Camp tahun pertama? Kalau saudara ingat Family Camp tahun pertama adalah Keluarga Allah. Dan meningkat tiap tahun, saya membawa firman Allah. Dan pada saat ini tema kita apa? Berhala Dalam Rumah Tangga.

Karena hari ini belum kita berbicara mengenai isinya. Sebab besok ada tiga hamba Tuhan lain yang akan datang. Satu dari Sumenep, Madura. Satu dari Makassar, saudara-saudara sudah ketemu. Dan satu lagi dari Bogor untuk kaum ibu. Dan saya sudah berikan temanya ini.

Tetapi malam hari ini, hanya key note atau kata-kata kunci atau notice dari seluruh acara yang akan kita pelajari. I Yohanes

5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.
5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.
5:20 Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.

Kalau saudara ketemu orang lain dan bilang: Mana ada ayatnya di dalam firman Allah yang berkata Yesus adalah Allah? Ini ayatnya. Jangan lupa, I Yohanes 5:20b, Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal. Tetapi tema kita, ayat 21.

5:21 Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

Di dalam bahasa Inggris, little children, anak-anak kecil. Di sini bahasa Indonesia, anak-anakku. Little children. Keep yourself from idols. Jauhkan dirimu, jaga dirimu dari berhala. Lalu ada kata amin. Seharusnyalah demikian.

Karena ini key note, saya tidak akan kupas terlalu dalam.

Mari kita lihat, ada dua pihak yang dipisahkan oleh garis yang betul-betul tegas. Dan saya sudah bawa doa dan saya sudah minta, supaya Tuhan yang beracara, Tuhan yang berkarya. Saya nggak ada apa-apanya, saya hanya daging, saya manusia biasa.

Tetapi kalau Roh Kudus berkarya dalam saudara melalui firman Tuhan, saya yakin sesuatu di dalam saudara akan diubahkan. Dan pada tanggal 18 saudara pulang, sama sekali lain, sama sekali baru karena kuasa Firman yang merubah saudara. Di dalam ayatnya yang ke-18, kita lihat ada satu perbedaan. Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya. Dalam satu ruangan, ini adalah mereka yang lahir dari Allah, yang lahir dari Tuhan. Yohanes 

1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
1:13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

Saudara dan saya adalah anak-anak Allah. Cucu saya lahir, satu, di Amerika. Karena di Amerika lahir, dia menjadi warga negara Amerika. Ketika sudah berusia empat tahun, dibawa ke Indonesia. Terus ada kerusuhan, Jakarta rusuh, di mana-mana rusuh. Sedangkan cucu saya ada di Bali. Ditelepon oleh kedutaan besar: Di mana anak yang namanya Josiah Nicholas Bahari? Kenapa? Ya, asal selamat, kita tahu di mana. Diperhatikan oleh kedutaan besar Amerika. Kalau ada apa-apa, dia akan dibawa akan diambil untuk diselamatkan karena dia dilahirkan di Amerika.

Saudara di dalam alkitab saudara dikatakan, kita bukan lahir lagi karena ayah dan ibu, keinginan seorang laki-laki, tetapi saudara dan saya adalah anak-anak Allah. Dan kalau kita anak Allah, apa? Kembali kepada I Yohanes 5:18

Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, - Jadi bukan hanya Yesus Anak Allah, saudara dan saya juga adalah anak Allah - dan si jahat tidak dapat menjamahnya. Amin?

Saya tidak percaya orang kristen bisa jatuh dalam dosa. Tidak percaya. Tidak mungkin orang kristen jatuh dalam dosa dan berdosa dan selingkuh dan berjudi. Saya tidak percaya. Kalau saudara berkata: Kok, itu orang kristen kok dia selingkuh? Kok dia orang kristen itu dia berjudi? Dia belum anak Allah. Karena kalau dia anak Allah, tidak mungkin dia berbuat dosa. Baca ayat 18,

Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa;

Jadi dalam ruangan yang pertama, kita ditempatkan sebagai anak-anak Allah yang tidak berbuat dosa.

Satu cucu saya saja dari dua ratus juta lebih penduduk Amerika, diperhatikan, karena dia lahir di Amerika. Apalagi saudara dan saya. Kalau lahir dari Roh dan Firman, lahir baru di dalam Kristus Yesus, seluruh Kerajaan Sorga, kalau ada permasalahan di dunia, yang dia perhatikan lebih dulu adalah penduduknya adalah anak-anak dari Bossnya. Ada haleluyah, saudara? Kita adalah anak dari Boss sorga.

Kalau kita melangkah keluar dari perlindungan bahtera seperti bahtera Nuh, kita keluar dari kemurahan Allah, di sana tangan Allah tidak lagi melindungi saudara.

Tahukah saudara, kalau saudara jadi orang baik di dalam orang kristen, Tuhan bangga. Ingat nggak waktu Ayub, Iblis datang, Dia ngomong: Hei Iblis, sudah lihat belum anak-Ku Ayub, nggak ada yang seperti dia di dunia. Bukan kekayaannya. Karena disebutkan Ayub punya kekayaan ini sekian ribu ekor unta, sekian ribu ekor keledai, sekian ribu lembu, dan sebagainya, Dia tidak banggakan itu Tuhan. Tuhan ingat dia orang yang saleh dan takut akan Tuhan. Apa kata Iblis: Ya memang betul aku tahu Ayub. Habis bagaimana Engkau memagari hidupnya.

Saudara tahu bahwa hidup saudara dipagari oleh Tuhan. Haleluyah. Di mana saudara pergi, kemana saudara pergi, selalu kemurahan Tuhan memagari saudara. Kalau di Amerika orang memagari kebunnya, di sana dikasih tanda No Trespassing, tidak boleh melanggar. Itu undang-undang. Siapa berani masuk, mau ngambil apa saja, dilarang. Orang itu boleh kalau pemilik itu mau tembak tidak salah karena orang itu sudah di dalam. No trespassing.

Demikian juga kalau saudara dilindungi. Iblis bilang: Habis Engkau melindungi dia, memagari dia, memberkati dia. Pantas saja. Coba kalau Engkau tidak lindungi. Dan ini antara Tuhan dengan Iblis. Kita tidak tahu apa yang terjadi. Tetapi Tuhan bilang: Aku yakin walaupun pagar itu dibuka, dia Ayub tidak akan berubah. Betul, saudara. Kekayaannya habis, nggak berubah Ayub. Anaknya 10 meninggal, nggak berubah Ayub. Ayub dari batok kepala sampai telapak kaki bisul, tapi dia tidak berubah.

Kalau saudara suka nyanyi Lingkupiku, nggak usah sebetulnya. Kenapa nggak usah? Karena Tuhan sudah lingkupi, Tuhan sudah pagari. Kalau saya bilang pagari, saudara jangan ingat rumah saudara dipagari, tidak, saudara yang dipagari oleh Tuhan. Kalau Tuhan yang memagari kita, siapa yang mau nembus itu pagar?

Inilah dunia yang pertama, dunia yang rohani, bagian kamar yang rohani di mana saudara dan saya adalah anak-anak Allah.

Bagian kedua,  

5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.

Perhatikan ini. Seluruh dunia dikuasai oleh si jahat. Gereja itu seperti setetes air pada ember yang besar. Gereja itu dicemooh, gereja itu dihina, gereja itu diolok. Di mana saja gereja ada - apakah di negara komunis, apakah di negara non-komunis, apakah di negara bebas seperti Amerika. Yang saya maksud gereja adalah mereka orang kristen yang sungguh-sungguh mencari Tuhan. Bukan yang pakai kalung salib anting salib, yang bawa-bawa Alkitab. Itu bukan gereja, dia baru anggota gereja. Yang saya sedang bicara ini gereja adalah anak-anak Tuhan. Bukan gereja KTP tapi gereja yang hidup, gereja yang tidak dipakai partisi tembok oleh GPdI, GBI, GKI, Protestan, GBIB, tidak ... tetapi gereja yang langung di bawah pimpinan Tuhan Yesus sebagai Kepala Gereja, ada haleluyah saudara?

Jadi saudara duduk di sini walaupun kita tempatnya berlainan dari mana saja tapi kita adalah satu di dalam Tuhan. Tetapi saudara kaya kita ditaruh, hai, kata Tuhan Yesus, Aku mengutus kamu seperti domba di antara srigala. Dombanya satu, srigalanya banyak. Kamu tidak akan berbuat dosa karena dipagari di tengah dunia yang dikuasai oleh si jahat. Puji Tuhan.

Dunia ini dikuasai oleh si jahat. Jadi saudara jangan heran kalau ketemu dengan orang dunia namanya dunia. Saya dengar saudara, sudah nek dengarnya, masa narkoba bisa masuk di LP Cipinang, di penjara-penjara. Baru kemarin ada di penjara lagi di Ujung pandang. Kan penjara ada penjaganya. Kan orang yang jaga itu musti datang itu musti diperiksa sama penjaganya. Kenapa bisa ada orang fly di dalam? Bahkan ada orang yang tukang narkoba jual narkoba dari dalam. Kenapa tahanan boleh dikasih handphone? Udah, jangan heran, dunia.

Nah, ini yang kita harus jaga. Kalau kita ini orang kristen yang sungguh kristiani, sungguh-sungguh kristen, bukan kristen ikut-ikutan, bukan kristen biasa-biasa saja tapi sungguh-sungguh kristen anak Allah maka biarpun kita minoritas, kalau kita bersama dengan Tuhan, menjadi mayoritas.

Pada satu kali Gideon mau perang. Ini peserta ada berapa? 420. Tentara Gideon cuma 300. Mula-mula dia punya tentara 32.000. Jadi dengan mata jasmani, dia lihat tentara musuh lebih dari 100.000, dia bilang, wah kita hilang dah, kalah. Jadi dia bilang: Tuhan, saya minta tolong karena ternyata tentara saya cuma 32.000. Tuhan bilang: Kebanyakan Gideon. Kebanyakan. Apa Tuhan? Kebanyakan! Suruh pulang yang takut.

Dengan gemetar Gideon bilang sama rakyat Israel: Hai Israel, yang takut perang, pulang. 22.000 langsung pulang. Nggak bilang nanya dulu, benar nih? Nggak. Langsung pulang. Nah, orang kristen kaya begini saudara, nggak laku ... nggak bisa dipakai Tuhan. Aduh Tuhan, tinggal 10.000. Tuhan bilang, masih terlalu banyak. Tes. Apa tesnya? Suruh minum. Tahu nggak saudara, kalau Tuhan ngetes itu, nggak dites imannya, nggak dites kasihnya. Yang dites itu minumnya. Tapi Tuhan suruh minum.

Bukankah Tuhan Yesus pernah berkata: Barangsiapa yang haus, datang kepada-Ku lalu minum. Sedikit sekali. Dalam kitab nabi Yesaya berkata, hai kamu yang berhaus, datanglah kepada-Ku dan minum dengan cuma-cuma tanpa bayar air kehidupan air keselamatan.

Saya yakin saudara sudah datang ke sini, saya yakin rumah saudara jauh lebih enak dari tempat ini tapi saudara datang juga karena saudara haus kepada Tuhan. Kalau saudara haus kepada Tuhan, Dia akan tes kita. Minum di pinggir sungai. Ketika minum saudara, siapa yang minum seperti anjing dengan memasukkan lidahnya menjilat air dengan lidah, dia apkir, tidak bisa. Tapi siapa yang minum mengambil air dengan tangannya mencedok, lalu minum, itu yang lulus. Apa maksudnya ini? Yang lulus cuma 300, nggak sampai 1 persen.

Kalau orang minum begini di sungai, matanya lihat air, dia tidak tahu apa yang terjadi di depan. Tetapi kalau orang minum ambil air dan tuangkan di mulutnya sambil minum, dia waspada. Karena di seberang sungai, itu rimbunan pohon. Siapa tahu ada musuh di sana, tidak ada yang tahu. Maka kata-kata kunci adalah waspada. Kita baca lagi I Yohanes

5:21 Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.

Saudara mau waspada? Sudah kristen tapi hati-hati berhala. Apa maksudnya ini di sini? Semua Israel. Tapi ada yang takut, ada yang tidak lulus saringan tidak waspada, nggak bisa. Waspada. Kadang-kadang kita suka ngomel sama mama kita, ih mami kok bolak-balik ngurusin kunci pintu segala rupa. Itu waspada. Itu orang tua dulu itu begitu. Waspada. Sudah dikunci tapi balik lagi periksa rumah, itu waspada. 

Nah, apa katanya disebutkan waspada terhadap segala berhala?

Sebelumnya kita tahu bahwa Yesus adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal. Kalau kita meninggal di dalam Tuhan - sebab kita semua akan meninggal, umur kita tidak tahu - kita akan ketemu dengan Yesus yang menjaga hidup kita di kamar yang tersendiri tadi, yang dipagari oleh Tuhan sendiri. Dia jaga dan si Iblis tidak bisa menjamah kita. Rumah tangga saudara tidak bisa digoncang oleh si jahat sejauh rumah tangga kita tidak bocor tetapi semua disekat oleh Tuhan. Izinkan Tuhan menyekat supaya tidak ada orang jahat mau membongkar keluarga kita, kebahagiaan keluarga kita.

Rumah tangga kita bisa bahagia loh saudara, asal kita menyerahkan soal keamanan kepada Tuhan dan kita jangan berani-berani keluar dari hal itu. Kecuali tadi saya bilang kita melangkah keluar sendiri. Puji Tuhan.

Berhala itu apa? Saya tanya sekarang. Orang berdoa kepada patung, berhala atau bukan? Minta apa dia sama berhala? Minta uang. Minta apa? Panjang umur. Minta apa lagi? Enteng rezeki. Terus? Sekarang orang ada yang tapa di bawah pohon beringin, supaya apa? Supaya kaya. Supaya apa? Supaya sakti. Ada orang datang kepada dukun. Dan ini sekarang jadi film. Asal pindah-pindah channel, yang ini kuntilanak, yang ini dukun ... wah, macam-macam.

Nah, yang Yohanes jaga, jangan kita kenal Yesus seperti berhala. Kita datang ke gereja cuma minta uang. Tuhan, berkati saya. Tolong saya, Tuhan. Apa bedanya saudara ke Gunung Kawi. Saudara ke gunung Kawi nggak ada tuhannya tapi mintanya sama, minta kaya. Ada yang kuncen penjaga pintu, minta kaya. Ada pohon, minta kaya. Sama dengan orang ke gereja kebaktian dalam Tuhan waktu berdoa minta kaya, minta duit, minta uang.

Ada ayat di dalam firman Allah, jangan takut apa yang kamu makan minum pakai, Aku pasti pelihara. Jangan kuatir. Tapi cari dahulu apa, saudara? Kerajaan Sorga, maka segala sesuatu yang kamu perlu, akan ditambahkan kepadamu. Amin, saudara?

Tapi seringkali kita anggap Tuhan seperti berhala dan kita datang: Tuhan, saya minta uang, minta berkat supaya saya lebih kaya. Kita nggak pernah rasa cukup. Kita tidak seperti Paulus dan berkata, terima kasih Tuhan, aku merasa cukup; aku tahu apa itu kekurangan, aku sudah tahu apa itu kelimpahan. Aku tahu apa itu lapar, aku tahu apa itu kenyang. Semua aku sudah alami. Tapi yang menjadi keuntunganku adakah Kristus. Dan aku cakap menanggung segala sesuatu di dalam Dia yang menguatkan aku.

Wai bagi kita kalau kita datang kepada Tuhan hanya untuk minta panjang umur. Dan itu tidak salah tetapi juga tidak terlalu benar. Tuhan minta saudara menyembah Dia bukan karena uang bukan karena apa-apa tapi karena Dia Tuhan.

Jangan pakai nama-Ku dengan sia-sia, kata Keluaran 20. Salah satu dari 10 perintah Allah, salah satunya, jangan pakai nama-Ku dengan sia-sia.

Kalau kita pakai nama Tuhan hanya untuk urusan-urusan perut, hanya untuk urusan-urusan makanan, hanya untuk urusan-urusan hidup sehari-hari, tidak pernah kita merindukan Dia untuk hal-hal yang rohani, tidak pernah kita merindukan berdoa: Tuhan, bukalah rahasia-Mu, buka pribadi-Mu Tuhan. Saya di sini duduk berdiam berdoa, buka Tuhan, Pribadi-Mu. Nyatakan kemuliaan-Mu, nyatakan. Kami ingin menikmati. Apa kata Daud? Aku mau ke rumah Allah untuk menikmati bait-Nya. Di dalam Bait Tuhan ada hal yang banyak bisa dinikmati. Waktu kita berdoa, kita menikmati hadirat Allah. Waktu kita mendengar firman Allah, kita menikmati. Tuhan saya ingin menikmati Engkau. Dan kalau Tuhan mendengar melihat hati saudara seperti itu, saudara tidak menjadikan Dia berhala tapi saudara jadikan Dia Tuhan.        

Kalau Tuhan Yesus bukan yang terutama, yang paling, yang ter-, dalam hidup kita, tapi bisnis, dagang, usaha, rumah, yang lain yang bukan Yesus yang utama, Yesus dibikin nomor dua, atau satu setengah, Dia bukan Tuhan saudara. Sorry. Pagar tidak ada. Kalau saudara jadikan Dia Tuhan, haleluyah, oh nggak usah kita minta Lingkupiku ... Dia sudah pagari. Matius

15:7 Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:
15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Dalam bahasa Inggris, ayat 8 ada kurang sedikit, ... mendekati Aku dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya tapi hati mereka jauh dari pada-Ku.

Bukankah ini salah satu penyembahan berhala? Kita ngomong Tuhan, Tuhannya di belakang. Mereka mendekati Aku dengan bibirnya. Memuliakan Aku dengan mulutnya. Tapi hatinya jauh dari pada-Ku.

Ini ada seorang yang berkata begini, seorang bapa gereja, John Bunyan kalau tidak salah: Dari pada kata-kata tanpa hati lebih baik hati tanpa kata-kata.

Saudara mungkin tanya sama saya, itu oom sembahyang 1 jam itu ngomongin apa saja? Saya tidak ada mintanya. Nggak. Saya menyembah saja Tuhan, Bahkan saya kebanyakan diam. Tapi hati saya bergumul. Tuhan tahu kenal hati saya. Dia kenal hati saya, Dia tahu kekurangan saya, Dia tahu kelemahan saya. Dan kalau Dia tahu keperluan saya, kita mau ngomong apa lagi sama Dia, Dia sudah tahu. Jadi kita sembah. Kan Dia Sesembahan kita. Kan kita kalau berdoa namanya sembahyang ... menyembah Sang Hyang. Yang dewa itu Tuhan paling tinggi. Kita menyembah Tuhan. Sembahyang.

Kalau sembah orang Bali bawa makanan sesajen. Kalau sembah orang Jawa ke Nyi Roro Kidul, bawa sesajen, kepala kerbau lempar. Kalau orang kristen menyembah, harus bawa hati. Buat apa kebaktian tanpa hati? Buat apa nyanyian tanpa hati. Karena Tuhan sedang mencari hati.

Pekerjaan Tuhan kalau dilakukan tanpa hati, kalau kita kebaktian tanpa hati, orang lain nyanyi kita diam, orang lain baca Alkitab kita diam, orang lain berdoa kita diam, non-aktif. Nggak ada hati. Hatinya jauh dari pada-Ku. Dari pada kata-kata banyak tanpa hati lebih baik hati tanpa kata-kata.

Kalau hidup rumah tangga saudara kok nggak enak rasanya, ada apa ya. Ada sesuatu yang harus diperbaiki. Dan kebanyakan hati kita ini yang harus dilempengin, yang harus diluruskan itu hati.

Maka mulai hari ini, besok dan lusa ... berilah hati saudara kepada Tuhan Yesus. Yesus nggak minta banyak, Dia minta hati. Kalau hati saudara diberikan kepada Dia, Dia akan tersenyum kepada kita dan Dia akan pagari keluarga kita, Dia akan pagari rumah tangga kita.

Kok, dia orang kristen kok dia dipenjara? Bukan karena dia orang kristen dia dipenjara tapi karena dia bersalah, dia melakukan sesuatu yang dilarang oleh firman Allah. Walaupun dia kristen.

Hitler juga kristen tapi membunuh orang. Kristen. Tapi dia bukan anak Allah. Karena kalau anak Allah tidak akan berbuat dosa.

Jadi kalau kita jadi kristen bukan apa yang boleh apa yang  nggak boleh, bukan. Kitanya nggak mau. Kitanya jadi nggak mau. Ditawarin juga nggak mau. Jadi bukan boleh apa tidak boleh tapi mau atau tidak mau. Kalau saudara ada yang nawarin, mau nggak? Saudara bilang, nggak. Jangan bilang nggak mau. Kalau bilang ngggak mau, masih ada maunya.

Percuma kalau kita punya badan ke gereja datang saudara ya, lalu manggut-manggut amin haleluyah amin tapi ini pikiran melayang keluar gereja terus keluar dia jalan-jalan. Dalam bayangan ini. Saya baca 1 ayat lagi. Yohanes      

6:25 Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"

6:23 Tetapi sementara itu beberapa perahu lain datang dari Tiberias dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan mengucapkan syukur atasnya.
6:24 Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.

Wah, kalau mencari Yesus ini menjadi ukuran, mencari Yesus ukuran masuk sorga, ini orang masuk sorga semua. Tapi lihat, Yesus bicara sampai di dasar hati.

6:26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
6:27 Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."

Saudara, ayat 27 dimulai dengan 1 kata, apa? Bekerjalah. Bisnis. Bekerja. Tapi jangan bekerja untuk makanan jasmani. Jangan bekerja untuk kenyang, perut. Jangan bekerja untuk yang dunia. Tapi bekerja untuk makanan yang tidak binasa. Firman Allah tidak binasa. Bekerjalah untuk hal yang kekal yang tidak binasa. Dia lihat hati, Dia nggak lihat carinya.

Saudara masih ingat bukan ketika seorang perempuan yang meleleh darah menjamah jubah Yesus. Lalu dia berkata, kalau aku jamah jumbai jubah-Nya saja, aku pasti sembuh. Dan ketika dia pegang dia sembuh. Langsung Yesus berkata, siapa menjamah Aku? Orang-orang bilang, ya Yesus, begini banyak orang berdesak-desak, apa maksudnya Yesus siapa menjamah Aku? Nggak, orang berdesak-desak dengan Aku, pegang Aku, tapi ada satu Aku rasa kekuatan-Ku keluar, kuasa-Ku keluar. Dan mengakulah wanita ini: Sayalah, Tuhan. Dia jatuh tersungkur di kaki Yesus. Diberkatilah, imanmu sudah menyembuhkan engkau.     

Saya ingin malam ini saudara bukan cuma badannya ada di sini tapi hati saudara ada di dalam. Tuhan tidak minta banyak, beri hati saudara.

Mari kita berdiri.  

-- o -- 

TAAT

17 Agustus 2007

Saudara, saya mau recall kembali Firman yang tadi malam.

Sebetulnya kita dipagari oleh Tuhan ketika kita menurut ketika kita masuk di dalam satu ruangan sebagai anak Allah maka tidak ada satu tangan Iblis pun bisa mengganggu ketenangan keteduhan kita. Kita dipagari, kita dijaga. Kecuali kita melangkah keluar. Sehingga seringkali kita menganggap Tuhan itu berhala karena ketika kita datang kepada Tuhan untuk minta berkat. Sama dengan kita ke Gunung Kawi minta kaya, kita datang ke gereja minta sehat minta sembuh ... jadi bukan karena Tuhan, bukan karena Yesusnya.

Kita seringkali memperlakukan Tuhan sama dengan memperlakukan berhala, kita memperlakukan Tuhan sama dengan ban serep. Ketika ban pecah, baru ban serep diturunkan. Ketika ban kita tidak pecah ban serep kita tidak pernah dipegangpun tidak. Ketika nggak ada percobaan maka Tuhan tidak pernah tapi ketika kita ada masalah maka barulah Tuhan, sang ban serep, itu diturunkan; Dia dianggap darurat. Tuhan menjadi Tuhan ketika kita dalam keadaan darurat. Tetapi waktu semua senang waktu semua tenang, kita biarkan dia ... itu saudara menganggap Tuhan berhala.

Tadi malam saudara sudah kembali kepada Tuhan, kita mau datang kepada Tuhan bukan karena kita butuh pertolongan-Nya butuh kekuatan-Nya. Memang itu ada di Alkitab tetapi kita datang kepada Tuhan karena Dia Tuhan, karena Yesus itu Tuhan. Puji Tuhan.

Saya ingin saudara pulang itu jauh berbeda dengan waktu saudara datang; saudara pulang memiliki Tuhan sebagai Tuhan yang disembah. Yeremia  

1:4 Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya:
1:5 "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa."
1:6 Maka aku menjawab: "Ah, Tuhan ALLAH! Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara, sebab aku ini masih muda."
1:7 Tetapi TUHAN berfirman kepadaku: "Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapapun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apapun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan.
1:8 Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN."
1:9 Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.
1:10 Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam."
1:11 Sesudah itu firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya: "Apakah yang kaulihat, hai Yeremia?" Jawabku: "Aku melihat sebatang dahan pohon badam."
1:12 Lalu firman TUHAN kepadaku: "Baik penglihatanmu, sebab Aku siap sedia untuk melaksanakan firman-Ku."
1:13 Firman TUHAN datang kepadaku untuk kedua kalinya, bunyinya: "Apakah yang kaulihat?" Jawabku: "Aku melihat sebuah periuk yang mendidih; datangnya dari sebelah utara."
1:14 Lalu firman TUHAN kepadaku: "Dari utara akan mengamuk malapetaka menimpa segala penduduk negeri ini.
1:15 Sebab sesungguhnya, Aku memanggil segala kaum kerajaan sebelah utara, demikianlah firman TUHAN, dan mereka akan datang dan mendirikan takhtanya masing-masing di mulut pintu-pintu gerbang Yerusalem, dekat segala tembok di sekelilingnya dan dekat segala kota Yehuda.
1:16 Maka Aku akan menjatuhkan hukuman-Ku atas mereka, karena segala kejahatan mereka, sebab mereka telah meninggalkan Aku, dengan membakar korban kepada allah lain dan sujud menyembah kepada buatan tangannya sendiri.
1:17 Tetapi engkau ini, baiklah engkau bersiap, bangkitlah dan sampaikanlah kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadamu. Janganlah gentar terhadap mereka, supaya jangan Aku menggentarkan engkau di depan mereka!
1:18 Mengenai Aku, sesungguhnya pada hari ini Aku membuat engkau menjadi kota yang berkubu, menjadi tiang besi dan menjadi tembok tembaga melawan seluruh negeri ini, menentang raja-raja Yehuda dan pemuka-pemukanya, menentang para imamnya dan rakyat negeri ini.
1:19 Mereka akan memerangi engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, demikianlah firman TUHAN."

Saudara, ini perkataan adalah pada awal-awal waktu Yeremia dipanggil. Yeremia dipanggil untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam. Yeremia diutus bukan kepada orang dunia, dia diutus kepada bangsa Israel yang disebut umat Allah yang dicintai oleh Tuhan.

Tadi malam saya sudah katakan bahwa kita adalah anak Allah; kita dicintai dikasihi oleh Tuhan. Dan itu sebabnya firman ini adalah firman untuk umat yang dicintai yang dikasihi oleh Tuhan. Ironisnya, umat yang dicintai dikasihi oleh Tuhan ini, sedang nyeleweng. Itu sebabnya diutuslah Yeremia untuk mencabut yang sudah tertanam di dalam hati dari orang Israel ... pemikiran-pemikiran yang keliru. 

Bahkan akhirnya dikatakan, saudaraku, merobohkan ... membicarakan ada bangunan yang sudah berdiri dalam orang Israel. Membinasakan artinya ada satu kehidupan yang lain dari Tuhan, yang mulai hidup di dalam rumah Tuhan, yang harus dihancurkan. Lalu dikatakan, dan meruntuhkan ... berarti ada satu menara. Bukankah Tuhan Yesus menara kita? Tetapi orang Israel membuat menara yang lain. Dan inilah berhala. Dan untuk membangun dan menanam. Harus membangun yang baru, membangun yang dari Tuhan. Dan menanam yang baru.

Firman Tuhan berkata dalam Pengkhotbah 1-2: Segala sesuatu ada waktunya. Ada waktu menanam, ada waktu mencabut yang ditanam. Ada waktu membangun, ada waktu meruntuhkan. Ada waktu mengumpulkan batu, ada waktu menghancurkan, ya. Itu ada waktunya. Dan sebelum Tuhan membangun, Dia harus mencabut dulu apa yang tidak baik dalam keluarga kita. Dan saudara tidak boleh nyalahkan keluarga orang lain. Salahkanlah diri kita sendiri. Ada sesuatu yang keliru. Ada sesuatu yang tidak baik yang terjadi di dalam orang Israel. Harus ada dulu cabutan, baru setelah itu ada pembangunan.

Dan pagi hari ini kita mau melihat apa saja yang harus dicabut. Tetapi kita akan baca dulu Yesaya

41:4 Siapakah yang melakukan dan mengerjakan semuanya itu? Dia yang dari dahulu memanggil bangkit keturunan-keturunan, Aku, TUHAN, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga.

Wahyu
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

Saudara, ini kedatangan Yesus yang kedua kali. Kedatangan Yesus kedua kali, Dia datang bukan untuk dunia ... Dia datang untuk gereja. Yang saya maksud gereja tadi malam saya katakan bukan GBI, bukan GPdi, bukan Katolik, bukan apa tetapi satu tubuh Kristus yang Anak Allah yang dipagari. Kemarin Anak Allah yang diberikan berkat oleh Tuhan, dan sebagainya.

Kita mau melihat dahulu gereja ini. Setelah gereja ini kita tahu apa artinya maknanya, maka baru kita bisa tahu ada apa berhala di dalam gereja, ada apa berhala di dalam keluarga kita. Kita lihat lebih dahulu Matius 

16:13 Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
16:14 Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."

Sudah 3.5 tahun Yesus diam di dunia. Dia sembuhkan orang buta, Dia sembuhkan orang sakit, Dia bangkitkan orang mati. Menurut Kisah Rasul 10:38, Dia berkeliling berbuat baik dan menyembuhkan banyak orang yang kerasukan setan, Dia sembuhkan. Bahkan yang sudah mati juga, orang yang timpang semua disembuhkan oleh Tuhan Yesus.

Tapi waktu Dia tanya, menurut orang - opini orang - Aku ini siapa? Ada 4 jawaban dan empat-empatnya salah. Ada yang bilang dia Yohanes Pembaptis, ada yang bilang Dia Elia, ada yang bilang Dia Yeremia, ada yang bilang salah satu nabi, ada yang bilang siapa lagi. Empat jawaban yang keliru. Ada yang mengatakan Yeremia. Kenapa Yeremia, tadi kita baca dulu. Karena Yesus juga mencabut dan merombak dan merobohkan sebelum Dia membangun. Nah, di dalam ayat berikutnya, 

16:15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
16:16 Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Bahasa Indonesia lama, Engkau adalah Kristus, Anak dari Allah yang hidup. Ada ketigaan Allah, Trinitas di sini. Engkau adalah Kristus - Roh Kudus, Anak - Yesus, dari Allah - Bapa ... yang hidup.

16:17 Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Di atas batu karang ini, memang Petrus artinya batu karang, memang gereja dibangun di atas pengajaran rasul-rasul - Efesus 2:20, memang tepat tetapi arti dari ayat ini, di atas pewahyuan ini! Karena murid-murid tidak ada yang bisa jawab. Tiba-tiba nyeletuk Petrus, Engkaulah Mesias, Anak dari Allah yang hidup. Berbahagialah kamu, hei Petrus, karena pengakuan itu bukan datang dari kamu tapi datang dari Bapa. Ini yang disebut pewahyuan. Dari pewahyuan ini, dari pewahyuan yang Bapa kasih kepada Petrus, Yesus akan membangun jemaat-Nya.

Perjanjian Lama yang banyak keliru, semua apa penyelewengan dari imam-imam, akan dirombak dicabut dan Yesus mau membangun yang baru, yaitu jemaat-Nya - saudara dan saya.

Berikutnya saudara, bahwa Gereja dibangun bukan atas dasar penginjilan. Mungkin kaget saudara. Gereja tidak dibangun atas dasar pemuridan.

Saya bikin Family Camp sudah 10 tahun, itu atas pewahyuan dari Tuhan, bukan mau-maunya saya. Saya membangun sekolah alkitab, itu karena Tuhan suruh. Jelas Dia berkata, nggak usah kamu pindah ke Jakarta, Aku bisa pakai kamu di Cianjur. Saya minta bukti. Dia izinkan saya membangun gereja, Dia izinkan saya membangun Sekolah Tinggi Teologi.

Dan saya tiba-tiba diberi wahyu, apa engkau tidak terbeban dengan keluarga-keluarga kristen, satu ke sana satu ke sini. Apa engkau tidak terbeban dengan suami yang tidak setia kepada istri, suami yang kasar terhadap istri? Suami yang mengancam sama istri, suami yang kurang ajar sama istri? Suami yang jadi tuan besar kepada istri? Apa kamu tidak terbeban kepada istri yang tidak taat sama suami, yang tidak taat kepada kepala keluarga? Apa engkau tidak terbeban pada anak-anak yang melawan orang tua yang kena narkoba, yang membaca buku-buku porno, apa engkau tidak terbeban?

Dan dari dulu sampai sekarang, Family Camp selalu naik. Dan itu sebabnya pada Family Camp yang ke-10 ini, kita harus bersyukur kepada Tuhan karena ini lahir bukan dari cara dan acara kita tetapi cara dan acara dari Tuhan.

Kita sekarang sudah tahu gereja dan jemaat termasuk keluarga, itu tidak bisa dibangun oleh kita mengikuti seminar dari dunia bagaimana keluarga bahagia. Kita mengikuti satu seminar dari kelompok kristen tertentu untuk mengenal bagaimana menjadi suami yang baik. Tidak bisa. Tidak bisa oleh cara manusia, itu harus datang dari pewahyuan. Semua yang datang bukan dari pewahyuan, itu berhala. Maaf, itu berhala. Saudara mengerjakan sesuatu di luar kehendak Tuhan, itu berhala.

Nah, kita akan lebih lanjut, kita akan membaca kita nabi Hosea

8:4 Mereka telah mengangkat raja, tetapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tetapi dengan tidak setahu-Ku. Dari emas dan peraknya mereka membuat berhala-berhala bagi dirinya sendiri, sehingga mereka dilenyapkan.

Ini adalah nubutan tentang umat Tuhan. Kalau kita membaca dari ayat 1,

8:1 Tiuplah sangkakala! Serangan laksana rajawali atas rumah TUHAN! Oleh karena mereka telah melangkahi perjanjian-Ku dan telah mendurhaka terhadap pengajaran-Ku.
8:2 Kepada-Ku mereka berseru-seru: "Ya Allahku, kami, Israel mengenal Engkau!"
8:3 Israel telah menolak yang baik--biarlah musuh mengejar dia!
8:4 Mereka telah mengangkat raja, tetapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tetapi dengan tidak setahu-Ku. Dari emas dan peraknya mereka membuat berhala-berhala bagi dirinya sendiri, sehingga mereka dilenyapkan.

Saya pakai bahasa sekarang: Umat Tuhan lebih cinta emas dan perak dari pada Tuhan. Umat Tuhan bikin rencana ini rencana ini tanpa nanya sama Tuhan. Mengangkat ini mengangkat itu tanpa bertanya kepada Tuhan. Meminta ini meminta itu tanpa menanya apa ini kehendak Tuhan atau bukan. Ini umat Tuhan tapi punya berhala. Tuhan di belakang, nggap pernah ditanya; dia mengangkat raja manusia yang kelihatan. Padahal firman Allah katakan, yang kelihatan itu sementara, yang kekal itu yang tidak kelihatan.

Tetapi umat Tuhan orang Israel zaman dulu ingin yang kelihatan; dia mengangkat Saul yang kelihatan. Tuhan mau jadi raja mereka, mereka tidak mau mereka belakangin. Diangkatlah Saul tanpa nanya sama Tuhan, tanpa kulo nuhun Pencipta yang melepaskan mereka dari Mesir itu Tuhan ... tanpa ditanya. Semuanya mau dirinya sendiri. Mereka membangun emas dan perak, mereka membuat berhala bagi dirinya sendiri.

Yesaya

21:9 Lihat, itu sudah datang sepasukan orang, pasang-pasangan orang berkuda! Lalu berserulah ia, katanya: "Sudah jatuh, sudah jatuh Babel, dan segala patung berhalanya telah diremukkan dan bertaburan di tanah."
21:10 Hai bangsaku yang telah dipijak-pijak dan diinjak-injak! Apa yang kudengar dari TUHAN semesta alam, Allah Israel, telah kuberitahukan kepadamu.

Saudara tahu bahwa berhala yang disebut di dalam ayat 9, akan diremukkan oleh Tuhan. Artinya, Tuhan benci berhala; Tuhan sangat marah terhadap berhala. Salah satu perintah Tuhan, itu di dalam Keluaran 20: Jangan kamu membuat patung apapun juga. Jangna kamu membuat berhala. Jangan ada ilah lain; Aku adalah Allah yang cemburuan, di dalam Alkitab yang lain. Yang paling cemburuan itu Tuhan.

Coba saudara puji-puji saja orang, nggak lama dia mati. Kita lihat Elvis Presley, King of Rock & Roll. Sampai sekarang masih diperingati kematiannya. Raja Rock & Roll. Dia penyanyi dari Gereja Baptis, dia ikut paduan suara. Tetapi karena dia mulai jauh dari Tuhan, tidak mendengar suara Tuhan, seharusnya dia menikah dengan istri yang sudah cantik itu dia ada waktu untuk istrinya, tapi karena dia lebih memberhalakan ketenaran, istrinya keleleran dibiarkan, pulang marah-marah maki-maki istri, dalam keadaan mabuk. Kayanya istri tidak tahan, hancur rumah tangganya.

Sebetulnya itu warning dari Tuhan. Begitu rumah tangga hancur, itu warning dia tidak di dalam kehendak Tuhan. Tapi dia tambah jauh, dia mengkonsumsi obat-obat terlarang sampai satu kali dia overdosis overweight dan dia meninggal pada usia 42 tahun.

John Lennon. Siapa yang tidak kenal John Lennon? Dia bilang, saya lebih terkenal dari Yesus Kristus, 40 tahun. Janis Joplin, dia yang mengajak anak-anak muda untuk hidup dalam seks bebas dan sebagainya, melawan orang tua, 40 tahun meninggal. Jimmy Hendrix tiap malam harus peluk perempuan yang berbeda-beda. Mariyuana saat itu, 40 tahun out.

Tuhan cemburuan. Jangan sampai ada berhala di dalam keluarga kita, di dalam gereja, di dalam jemaat ... supaya Tuhan tidak marah kepada kita. Yesaya     

51:8 Sebab ngengat akan memakan mereka seperti memakan pakaian dan gegat akan memakan mereka seperti memakan kain bulu domba; tetapi keselamatan yang dari pada-Ku akan tetap untuk selama-lamanya dan kelepasan yang Kuberikan akan lanjut dari keturunan kepada keturunan.
51:9 Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatan, hai tangan TUHAN! Terjagalah seperti pada zaman purbakala, pada zaman keturunan yang dahulu kala! Bukankah Engkau yang meremukkan Rahab, yang menikam naga sampai mati?
51:10 Bukankah Engkau yang mengeringkan laut, air samudera raya yang hebat? yang membuat laut yang dalam menjadi jalan, supaya orang-orang yang diselamatkan dapat menyeberang?

Tuhan memanggil supaya gerejanya bangun dari tidur karena waktunya sudah dekat. Siapa Babel ini? Wahyu

14:8 Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, yang telah memabukkan segala bangsa dengan anggur hawa nafsu cabulnya."

16:19 Lalu terbelahlah kota besar itu menjadi tiga bagian dan runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Maka teringatlah Allah akan Babel yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh dengan anggur kegeraman murka-Nya.

17:18 Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi."

Jadi dari perjanjian lama sampai perjanjian baru, ada satu kota yang disebut Babel, menyembah berhala. Dia menyembah kekayaan, dia menyembah emas dan perak. Dengar, siapa Babel ini? Ada pengajaran, Babel adalah islam. Tidak tepat. Ada yang berkata, Babel adalah gereja katolik ... tidak tepat juga. Ada yang berkata, Babel itu adalah Amerika sebab di Amerika, sorga dan neraka ada. Di seluruh dunia dosa apa saja ada di Amerika. Apa itu Babel?Tidak.

Mari saudara, saya ingin beritahu, Babel atau Babilonia yang ditulis dalam Alkitab, yang tadi kita sudah baca, yang suka bikin berhala untuk dirinya sendiri, dengar baik-baik - menurut pribadi saya -, Babel adalah jemaat atau gereja Tuhan yang tertipu oleh roh kesombongan. 

Saudara, kalau satu negera mau menyerang negara lain, dia kirim dulu pengintai, dia kirim dulu mata-mata. Saudara pikir, kenapa Israel tidak pernah bisa dikalahkan oleh 500 juta orang Arab yang mengelilingi dia; dia betul domba di antara serigala. Karena di tiap negara manapun yang mengitari dia, dia punya orang dalam yang memberikan informasi kepada Israel.

Nah sekarang bayangkan saudara, kalau roh sesat roh penyembahan berhala, itu bekerja tidak di luar gereja, dia bekerja halus; dia bekerja di dalam gereja. Dia ikut nyanyi, dia ikut kebaktian, dia pakai Alkitab. Pernahkah saudara perhatikan sekarang, kata haleluyah sudah mulai hilang padahal haleluyah ada di Alkitab. Hallel ... puji; Yahweh ... puji Tuhan. Tapi hilang. Diganti oleh Shalom. Shalom nggak ada di Alkitab.

Berkali-kali saya kalau jabat tangan, orang bilang shalom. Saya ke Amerika saudaraku, di Amerika tidak ada yang bilang shalom sama saya. Tapi kalau gereja Indonesia ada cabang di Amerika, pendetanya ngomong shalom. Saya jawab, haleluyah. Ini contoh yang kecil, betapa masuknya itu begitu halus, sekarang haleluyah diganti dengan yes, yes, yes. Mungkin tahun depan haleluyah diganti dengan ma nyus. Tetapi kita harus sadar bahwa ini adalah penyusupan yang tak terlihat dari roh antikris.

Boleh saya katakan begini, antikristus ... setan ... Iblis ... babel, itu dia tidak berkembang di luar gereja justru berkembang biak di dalam gereja. Yudas itu kan murid Yesus. Yudas itu adalah gambaran dari antikristus, dia ada di dalam gereja.

Pada waktu istri Yakub saudara, dibawa keluar lari, Rahel, dia masih membawa terafim. Terafim itu jimat. Dia itu umat Allah, dia bangsa yang terpilih oleh Tuhan tapi terafim dia bawa. Jimat tidak ada gunanya patung kecil terafim, dia bawa untuk keselamatan. Ada Saudara Cong Lie di sini? Dia harus bawa uang dan zaman dulu jutaan, kerja di satu kota Surabaya. Jadi dia mau dilindungi supaya uang itu aman, dia dimasukin susuk, peluru mimis dimasukin. 7, saudara. Pengen ke gereja karena dia sakit jantung. Pernah jatuh sudah nggak sadar waktu belum ke gereja, sudah kaya mau mati. Jalan sedikit. Akhirnya dia nanya, kira-kira kalau saya ke gereja, dia takut mati, tapi dia ingin mati masuk sorga.

Ke gereja satu kali dua kali, dan dia sekali ke gereja terus ke gereja. Dua kali, tiga kali, empat kali, lima kali, itu susuk keluar, 5. Lalu gembala kecil bapak Samuel Rahmat dan bapak Gunawan datang bezuk dan berdoa, itu yang dua terakhir keluar. Panas sekali, sakit tapi akhirnya keluar. Dan sejak itu dia bertambah sehat. Sekarang bertambah sehat. Dia seharusnya ikut Family Camp karena saya bayarin tapi nggak tahu kenapa dia nggak ikut. Saya mau dia bersaksi sendiri, dia dibebaskan oleh Tuhan.

Kalau saya contohkan saudara Cong Lie itu gereja, rumah tangga, keluarga kita, kadang-kadang keluarga kita ini sudah kaya mau mati. Di Ambang perceraian. Banyak PHK ... Pemutusan Hubungan Kawin. Saudara di ambang perceraian, istri sudah tidak ada harapan. Setiap perceraian, yang jadi korban adalah istri dan anak. Dan tiap perceraian adalah dibikin biang keladinya itu Iblis, biang keladinya ini si setan ini; dia memasukkan di dalam hati kita satu rasa benci, dia memasukkan di dalam hati kita satu perasaan bosan, dia memasukkan di dalam hati kita akulah suami yang benar. Kita tidak bijaksana tetapi bijaksini, ... aku yang benar, akulah kepala keluarga dan engkau harus tunduk kepada suami. Dia memberhalakan dirinya sama seperti teguran dari Tuhan. Nggak nanya kepada-Ku, nggak nanya kepada Tuhan tapi mau mengambil keputusan, akulah suami, inilah aku.

Sebaliknya, ada juga istri yang berkata, saya istri yang hebat. Lu biarin lelaki tetapi cari duit, gua lebih banyak. Ya, ada satu istri datang sama saya, dia tidak hadir di sini tapi dia orang katolik. Dia bilang, saya sama suami bisnisnya sama. Bisnis mereka besar. Suami saya ingin satukan saja bisnis ini tapi saya lihat pegawai suami saya ini kurang gesit, saya mau sendiri saja perusahaan saya sendiri, perusahaan dia ya dia, saya  ya saya, sudah. Suami saya mau digabung, sama. Boleh nggak saya saya, dia dia? Saya bilang, beri saya waktu, saya pikir dulu. Asal ketemu udah tiga empat kali, dia nggak nanya lagi, ya sudah. Mungkin sudah oke. Karena istri merasa dia dapat uang lebih banyak. Suaminya pendapatannya 60% dari pendapatan istri. Jadi dia berkata, aduh bagaimana.                 

Ada juga golongan ISTI ... Ikatan Suami Takut Istri, itu ada juga. Ada suami yang suka takut sama istri. Jadi begitu istri pergi ke luar kota atau ke luar negeri, dia akan berkata MERDEKA. Karena dia bebas. Waktu di sorga malaikat berkata, suami-suami yang takut sama istri, berdiri di sebelah sini. Suami-suami yang berani sama istri di sini. Jadi ditanya sama malaikat, kamu betul-betul berani sama istri? Maaf mailakat, saya nggak tahu, yang suruh saya berdiri di sini juga istri saya.

Kembali kepada berhala. Apa Babel itu? Jemaat yang tertipu oleh roh kesombongan. Haleluyah. Puji Tuhan. Mari kita baca I Samuel       

15:22 Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.
15:23 Sebab pendurhakaan - Bahasa Inggris, rebellion ... pemberontakan. Bahasa lain lagi, ketidaktaatan -  adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan - kekerasan hati, kebandelan - adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja."

Dalam nyanyian, Yesus disebut apa saudara? Raja hatiku. Tapi dalam praktek kehidupan? Kita seringkali jadi raja. Kita tidak menurut sama Tuhan. Kita tidak jadikan Yesus Raja hati kita tetapi kita adalah raja dari diri kita sendiri.

Berhala yang pertama adalah ketidaktaatan. Gereja tertipu dengan ketidaktaatan. Saya kembalikan kepada saudara. Coba renungkan apa yang saudara tidak taat kepada Tuhan. Salah satu contoh. Hendaklah engkau dalam hidupmu bersama menaruh pikiran Kristus. Masing-masing menganggap orang lain lebih baik dari dirinya sendiri. Itu kerendahan hati yang diminta Firman Allah. Taat nggak kita? Apa kita menganggap semua acara harus aku yang pegang? Semua aku yang pegang. Istri tidak ada bagiannya. Kan dalam nyanyian dia ratu, loh. Masa ratu rumah tangga dibiarin aja diam di kamar. Bersolek aja, nggak boleh keluar. Nggak boleh ngomong ada pemilihan umum, nggak boleh ada pilihan. Istri diancam, saudara.

Makanya Tuhan itu adil. Istri yang suka diancam-ancam itu justru umurnya lebih panjang. Yang suka ngancam-ngancam ah Tuhan bilang, out. Maka suami-suami jarang yang umur panjang. Maka ada ayat di dalam Firman Allah: Ingatlah janda-janda yang miskin. Kenapa dia disebut janda? Karena mati suaminya. Tidak ada ayat dari Alkitab ini, ingatlah duda-duda ... nggak ada. Janda.

Sebetulnya kalau ada waktu yang banyak, saya bisa terangkan keistimewaan wanita. Istimewa. Luar biasa Tuhan ciptakan itu kandungan, Tuhan ciptakan begitu rupa. Bahkan menurut Guinness Book of Records, mata saya, saya baca sendiri, satu ibu di Tiongkok melahirkan 62 anak. Satu ibu. Berapa kali kembar 4, berapa kali kembar 3, berapa kali kembar 2, berapa kali yang satu, satu satu ... itu 62 anak. Waktu difoto, saudara, saya kira itu cucu yang kecilnya. Nggak, itu anaknya semua. 62.  

Maka janganlah saudara menghina. Makan bubur ... orang Tionghoa kan makan bubur, makan mie, jangan saudara anggap remeh; mereka kuat. Wanita itu kuat. Indonesia saja disebut Ibu Pertiwi bukan bapa pranowo ... Ibu Pertiwi. Dewa kesuburan tanah ... Dewi Sri. Jakarta disebut Ibukota, walaupun gubernurnya lelaki. Ibukota. Nggak ada yang disebut bapa kota.

Maka kita suami-suami laki-laki tahu dirilah dikit, hargai istri kita, hargai ibu kita, hargai emak kita sebab merekalah pengikut Kristus yang lebih banyak dari laki-laki. Di dunia pengikut Kristus sampai gereja juga dianggap pengantin perempuan. Yesus menganggap dirinya pengantin laki-laki.

Yang pertama ini berhala ketidaktaatan. Ini harus dicabut. Kalau nggak dicabut Tuhan nggak bisa bangun yang baru. Kan harus dicabut dulu, baru yang baru. Mau saudara menanam rumput jepang yang bagus, itu rumput gajah cabut dulu.

Jadi ketidaktaatan ini dosa. Tahu nggak dosa Adam pertama apa? Bukan membunuh, bukan berzinah ... tidak taat! Jangan makan buah itu. Semua mangga pisang jambu, kamu boleh makan tetapi satu ini jangan. Berkat, kenapa nggak mengalir? Tidak taat. Kenapa rumah tangga saya selalu tidak bahagia? Karena tidak taat. Salah satunya tidak taat. Kalau istri nggak tunduk sama suami, suami tidak mencintai istri.

Apa kita taat dalam rumah tangga? Apa kita taat untuk anak-anak kita, kita berikan nasehat? Nggak salah beri nasehat yang pedes tapi hidup dia bahagia. Jangan kasih angin sorga, kasih nasehat yang baik. Kalau dia salah, tegur ... tapi dengan sayang. Apa kata firman Allah? Sebelum dia tidur, bacakan Alkitab bacakan Firman kalau masih kecil. Ceritakan cerita Alkitab. Saya berterima kasih punya ibu yang selalu bercerita sebelum kami tidur. Saudara yang baru punya anak, ceritakan cerita Alkitab. Tanamkan cinta kasih sayang. 

Taat. Taat nggak kita berbakti? Saudara berbakti kepada siapa? Kepada Tuhan. Saya musti tanamkan ini. Siapapun yang khotbah, saudara harus taat berbakti kepada Tuhan. Setelah ada ketaatan, itu lebih baik dari korban. Saudara nyumbang sana nyumbang sini, tapi dengan taat, taat lebih baik. Karena yang nyumbang belum tentu taat, yang taat pasti nyumbang. Taat lebih baik.

T A A T. Tapi 400 tahun orang Israel dijajah di Mesir karena tidak taat. Taat empat huruf ... TAAT, tapi 40 tahun orang Israel beredar-edar di tanah pegunungan padang pasir 40 tahun. Satu generasi hilang, saudaraku, di padang pasir. Taat itu TAAT tapi banyak rumah tangga hancur, banyak keluarga hancur, suami istri ribut, banyak bisnis jatuh banyak segala problem persoalan dagangan bangkrut karena tidak taat. Coba, cuma taat, loh. Ini baru satu berhala.

Ketidaktaatan itu berhala di dalam rumah tangga kita. Bayangin Tuhan dianggap apa, engkau bikin agenda engkau bikin acara nggak nanya sama Aku. Tuhan kalau mau ngacaukan satu acara gampang. Lihat Nimrod. Nimrod mau bikin Menara Babel paling tinggi di dunia, mau sampai ke langit katanya. Tuhan acak-acak saja bahasanya. Orang minta palu dikasih paku. Orang minta kayu dikasih palu. Bahasa jadi lain. Di situlah mulai bahasa beredar-edar. Itu karena Tuhan kacaukan. Dipersatukan lagi itu bahasa dalam hari raya pantekosta, berbahasa roh, bahasa dari Roh Kudus. Walaupun berbagai bahasa, ada yang bahasa Arab, ada yang bahasa Parsi, ada yang bahasa Mesopotamia dan sebagainya tetapi itu datang dari Roh Kudus.

Jahatnya, celakanya orang yang tidak taat, orang yang tidak menurut. Taat.

Saya punya lagu tapi nggak tahu kenapa sudah jarang dilagukan  Menurut Firman-Mu .. B'ri berkat bagiku .. Menurut firman-Mu tiap hari .. Bila kuberlayar .. Ke tempat yang dalam .. Pukatku dipenuhi berkat.  

Lukas 5, Yesus jalan di pantai. Petrus lagi bersihkan jala karena dia baru pulang semalaman nangkap ikan nggak dapat apapun juga. Yesus khotbah, banyak orang datang pagi-pagi. Akhirnya: Petrus, Saya mau pinjam perahunya untuk Saya mau khotbah. Oh, boleh, boleh. Yesus duduk di perahu. Orang di pantai dengar Dia khotbah. Luar biasa, saudara.

Mau nggak Family Camp nanti kita duduk di pinggir pantai berdiri. Pendeta-pendeta yang khotbah di atas perahu. Saudara pasti nggak mau. Tapi waktu itu Yesus luar biasa orang pada berdiri. Habis dengar begitu, Yesus bilang: Coba ini dorong perahunya ke tempat yang dalam dan labuhkanlah pukatmu untuk menangkap ikan. Petrus bilang: Tuhan, sudah semalam-malaman saya ini begadang, sudah begadang semalam suntuk, saya nggak tidur, tidak ada satupun ikan, tidak ada yang didapat. Tetapi karena Yesus Engkau yang suruh, saya tebarkan juga di sebelah kanan. Mungkin saudara, dia tebarkannya juga asal-asalan. Tapi dia mulai goyang. Ada apa ini? Waduh, dia tarik saudara, wah ikan. Firman Allah katakan robek, itu sampai robek. Di isi perahunya sudah mulai penuh, ikan belum habis. Lalu dia panggil, perahu yang lain datang, saudara. Ada apa? Sini, tolongin.

Jadi kalau saudara diberkati, jangan lupa orang lain yang kosong. Amin saudara? Dibagi dua. Sampai perahu hampir tenggelam. Datang dari mana? Taat. Aduh, ikut Tuhan itu gampang. Saudara yang bikin susah. Ikut Tuhan mah gampang - nurut, taat. Carilah dulu kerajaan sorga. Ikut kebaktian dulu, nanti segala tetek dan bengeknya akan diberikan kepadamu. Tapi segala sesuatu yang akan diberikan kepadamu. Cari kebaktian dulu. Biar repot gimana ada kang taw apapun juga, kalau Yesus panggil ini jam kebaktian, kebaktian. Cari dulu kerajaan sorga. Taat kepada Tuhan.

Ini berhala yang pertama. Lukas      

10:38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
10:40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
10:41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." 

Apa yang disebut berhala? Berhala adalah sesuatu yang berdiri di antara kita dengan Tuhan. Berhala adalah sesuatu yang menghalangi kita dari Tuhan. Begitu Yesus masuk di dalam rumah Marta dan Maria, Maria langsung duduk dan dia dengar. Ini posisi yang terbaik, kata Yesus. Duduk, dengar firman. Dia dengar saja Firman Tuhan.

Perhatikan Marta. Begitu Yesus masuk, dia kerja. Dia sibuk. Ada kata 'sibuk sekali.' Ayat 40, sibuk sekali melayani. Sibuk. Itu berhala yang kedua. Yesus dia nggak pedulikan. Sibuk. Kenapa kemarin tidak kebaktian? Sibuk.

Saya ada satu keluarga seringkali ikut Family Camp. Dia anggota gereja lain tapi selalu ikut Family Camp. Saya tanya, apa kabar - melalui sms -, dimana ini? Oom, bantu doa saya. Saya lagi sibuk. Sibuk urusan ini. Sibuk, dia harus ke sana harus ke sini. Sebab dia tertipu. Dia punya bisnis batu bara tetapi tertipu. Di sini ada satu saudara pernah ngomong sama saya, dari 100 orang yang jual batu bara, itu 99 penipu. Dan yang 1, lagi belajar nipu. Jadi katanya, waduh itu memang satu mafia penipu. Dan inilah dia, sibuk.  

Soal rohani suruh pendeta saja, bantu doa saya. Oom, bantulah saya dalam doa. Berpuasalah untuk saya. Tapi kalau saya, sibuk. Berhala nomor dua, sibuk ... yang menghalangi saudara dari Tuhan. Sibuk.

Dalam rumah tangga, sibuk, sibuk. Saudara tahu sibuk? Satu jemaat kita, dia mengundang ada yang mau kawin. Semua kenalan relasi semua diundang. Waktu perayaan 25 tahun apa berapa. Yang jauh-jauh diundang. Tetangga sebelah lupa diundang. Sampai dia datang khusus minta maaf. Wah, asalnya susah didekati; dia datang minta maaf. Akhirnya sudah, kembali. Itu baru tetangga. Ini Tuhan. Begitu sibuk sampai Tuhan dia nggak anggap, dia sibuk melayani. Sampai dia ditegur sama Tuhan Yesus: Marta, Marta kamu menyusahkan dirimu.

Berhala selalu menyusahkan kita. Kesibukan selalu menyusahkan kita. Mari kita berdiri.   


 -- o -- 

Ibadah terakhir, 18 Agustus 2007

Kita mau buka Wahyu

15:1 Dan aku melihat suatu tanda lain di langit, besar dan ajaib: tujuh malaikat dengan tujuh malapetaka terakhir, karena dengan itu berakhirlah murka Allah.
15:2 Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya - Patung itu berhala - dan bilangan namanya - 666 -. Pada mereka ada kecapi Allah.
15:3 Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!
15:4 Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu."

Ada beberapa hal di dalam ayat ini yang kita mungkin belum mengerti tetapi di dalam ayat ke-2, penglihatan Yohanes: Aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, ...

Lautan kaca yang bercampur dengan api, tidak lain adalah umat Tuhan yang bening yang jernih hatinya tetapi bercampur. Dalam bahwa Yunani, mignumi ... bercampur dengan api. Dilihat bening, tembus pandang tetapi bercampur dengan api, yang menjadi lambang kepenuhan Roh Kudus. Itu yang Yohanes lihat ada di depan hadiratnya Tuhan.

Bahkan orang-orang ini adalah orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu - antikristus - dan patungnya, setan dan patungnya. Jadi antikristus dia datang dengan spirit berhala; dia mau menyesatkan. Justru antikristus itu bukan orang luar. Antikristus tidak dari luar, dia dari dalam.

Maka Tuhan memberitahu kepada kita melalui Yohanes bahwa untuk melihat gereja yang benar. Saya berhenti dulu. Apa artinya Babel? Gereja yang tertipu oleh kesombongan. Nah, disebutkan gereja yang benar itu adalah yang bening. Oh, biarlah hati kita dipulihkan oleh Tuhan pada pagi hari ini sehingga kita bening, jujur, lurus, terbuka. Apa yang kita omong katakan, itu memang keluar dari hati. Hatinya A, keluarnya A. Hatinya B, keluarnya B. Bening. Polos. 

Satu pendeta di Hongkong dia pernah melihat sorga. Dia mau berhenti jadi pendeta. Tapi itu tiba-tiba waktu dia sembahyang, Tuhan bukakan penglihatannya, dia lihat sorga. Dan dia lihat orang-orang di sana semua tembus pandang. Seperti kaca, seperti botol. Tembus pandang. Dan dia lihat dirinyapun tembus pandang tapi di hatinya ada satu flek yang berwarna hijau, jadi dia tutup dengan tangannya. Refleks. Masih kelihatan. Sebab tangannyapun tembus pandang. Dia tutup lagi dengan tangan kirinya. Masih kelihatan karena tembus pandang. Jadi dia terbangun dari doanya sambil tangannya begini terus. Begitu sucinya sorga sehinga semua manusia tembus pandang. Apakah kita seperti kristal?

Pada waktu saya ke Israel, saudara, ada satu jemaat GBI, istrinya kenal saya, minta diantar beli berlian. Dia beli berlian dan dia bilang, tolong ko Yoyo kenalin. Saya ajak sama suaminya, ini. Dia senang itu berlian, senang sekali. Cuma 2 karat tetapi agak kebiru-biruan, jernih, baguslah. Sampai suaminya telepon ke Jakarta untuk menambah dana di credit cardnya supaya bisa dibeli. Akhirnya jadi. Setelah dibeli jadi, sudah jabat tangan semua, tukang berlian itu panggil saya: Bapak tahu nggak, itu berlian asalnya 3.5 karat. Saya tidak tahu. Pada waktu 3.5 karat, itu pabrik berlian itu bikin rapat, mau dikecilin apa nggak ini. Kalau dikecilin sudah, banyak kerugian, lebih baik jual dengan 3.5 karat. Tetapi kalau jual 3.5 karat, di dalam berlian itu ada satu titik kecil hitam. Kecil.

Nah, ahli berlian bilang, kalau saya potong ini, paling bagus dia jadi 2 karat tetapi yang hitam ini hilang. Akhirnya bossnya bilang: Potong! Dipotonglah berlian itu, saudara, dan flek itu hilang. Kaget karena setelah dipotong dipoles lagi, itu 2 karat itu harganya melebihi yang 3.5 karat.

Saudara, mungkin kita adalah anak-anak Tuhan dengan 3.5 karat. Tuhan mau jadikan saudara lebih mahal dari itu. Tuhan mau menjadikan saudara murni, Tuhan ingin menjadikan saudara kristal, Tuhan ingin menjadikan saudara tembus pandang, Tuhan ingin menjadikan saudara seperti Dia. Dia menginginkan gereja-Nya sempurna seperti Dia.

Izinkan firman Allah yang seperti pedang bermata dua memotong itu flek kecil - mungkin dendam, mungkin kebencian, mungkin merasa diri benar, mungkin merasa diri cukup beragama, mungkin merasa diri cukup baik - itu flek-flek kecil! Orang kristen tidak jatuh dengan dosa besar, dia jatuh dengan flek-flek kecil, dia main-main dengan dosa-dosa kecil. Biarlah Ahli berlian - Tuhan Yesus Kristus, memotong pagi hari ini supaya saudara yang besar itu patutlah Yesus makin bertambah dan aku makin kecil tetapi menyala bercampur dengan api. Ada haleluyah, saudara?

Yang kedua, kita akan perhatikan bahwa pada mereka ada kecapi Allah. Kecapi atau kineret adalah menjadi bayangan penyembahan memuji Tuhan. Jangan sampai di dalam kebaktian kita tidak ada penyembahan. Saya suka berkali-kali menekankan kepada pemimpin pujian dalam kebaktian sebelum firman 10 menit atau 5 menit sebelum firman ajak mereka menyanyi kepada Tuhan dan sembahlah Tuhan. Ini kineretnya Tuhan.

Saudara harus biasa dengan menyembah kepada Tuhan. Saudara harus biasa dengan menyanyi dan menyembah kepada Tuhan, bermain kecapi untuk Tuhan, menyanyi untuk Tuhan, menyembah bagi Tuhan. Sembah Dia sebelum firman dan sembah Dia setelah firman. Supaya ada kesempatan jemaat 'bermain,' memainkan kecapinya. Musik yang terbaik adalah nyanyian yang keluar dari hati. Walaupun melodinya tidak betul, kita tidak bisa nyanyi seperti penyanyi profesional tetapi kalau saudara nyanyi keluar dari hati, ada satu Raja di sorga, Raja yang kita patut kita sembah, yang namanya di atas segala nama, hatinya disenangkan. Kalau hati Raja itu disenangkan, kita nggak usah minta apa-apa. Dia akan memelihara segala keperluan kita. Berikutnya ayat ketiga,    

15:3 Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!

Apa bedanya nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba - Yesus sebagai Anak Domba?

Musa di dalam Keluaran 20 mengajar dengan tegas kepada umat Israel "Jangan menyembah berhala." Tetapi Yesus Kristus Anak Domba di dalam perjanjian baru mengajarkan "Bagaimana Dia memberikan kita kuasa untuk tidak menyembah berhala."

Musa hanya melarang, Yesus memberikan jalan keluar untuk tidak terperangkap dengan menyembah berhala. Kita mau melihat apa yang dituliskan oleh Musa lebih dahulu dalam Keluaran 32. Dari pagi saya baca ini, saya bingung karena Tuhan seperti diajarin oleh Musa, Tuhan seperti diberi petunjuk sama Musa. Keluaran

32:1 Ketika bangsa itu melihat, bahwa Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: "Mari, buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir--kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia."
32:2 Lalu berkatalah Harun kepada mereka: "Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada pada telinga isterimu, anakmu laki-laki dan perempuan, dan bawalah semuanya kepadaku."
32:3 Lalu seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun.
32:4 Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: "Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!"
32:5 Ketika Harun melihat itu, didirikannyalah mezbah di depan anak lembu itu. Berserulah Harun, katanya: "Besok hari raya bagi TUHAN!"

Coba saudara bayangkan. Orang Israel sendiri yang minta dibikinin berhala. Cuma ditinggalkan 40 hari oleh pemimpinnya. Bikin dong bagi kami berhala. Padahal dia sudah lihat laut dibagi dua, dia sudah lihat 10 bala di Mesir, dia sudah lihat Tuhan menghukum orang yang tidak ada tanda darah di atas rumahnya, dia sudah melihat tentara Mesir mati oleh karena saudaraku laut tertutup kembali, dia sudah melihat. Mereka menyanyi memuji Tuhan tapi inilah, mereka minta dibikinin berhala.

Harun satu pemimpin yang kompromi mau nyenangin orang saudara, pemimpin mau nyenangin umat supaya dia disenangi, dia bikin patung berhala dari emas. Emas itu dicampur, tuangan itu dibikinlah patung dipahat jadi patung lembu emas. Masa Harun bilang: Hei umat Israel, ini - dia tunjuk patung itu -  ini tuhanmu. Kalau saudara baca terus.     

32:6 Dan keesokan harinya pagi-pagi maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, sesudah itu duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.

Coba saudara perhatikan kata bersukaria. Dalam bahasa Inggris, bermain. Dalam salah satu komentator Alkitab saya baca, kata play di sana bermain, rose up to play adalah pesta seks. Mereka bersukaria, minum mabuk di depan patung lembu emas itu dan mereka berpesta seks, bermain. Satu bangsa yang dicintai oleh Tuhan. Bangsa pilihan Tuhan bisa jatuh begitu rupa, melakukan satu perbuatan yang orang dunia saja tidak pernah lakukan ... dia berbuat dosa di hadapan patung yang dia sudah anggap Tuhan. Maka betapa jahatnya berhala ini. Keluaran

20:1 Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
20:2 "Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

Maksudnya apa? Jangan ada yang menghalangi hubunganku dengan engkau, amin? Tuhan ingin memberi ransum kepada kita, memberikan pemeliharaannya, ada hubungan kontak hubungan cinta suami kepada istri, dia di dalam kitab nabi Hosea berkata kepada orang Israel, engkau adalah istriku tapi engkau bermain mata dengan pria yang lain. Jangan ada orang, jangan ada ilah lain di hadapan-Ku.

Itu sebabnya segala sesuatu yang berdiri di antara kita dengan Tuhan, yang menghalangi kita berhubungan dengan Tuhan, yang menghalangi kita dari berbakti kepada Tuhan, yang menghalangi kita dari cinta 100% kepada Tuhan adalah berhala! Dan Tuhan berkata dalam 10 perintah ini, berbicara dengan berhala lebih banyak dari pada hukum yang lain.   

20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
20:4 Jangan membuat bagimu patung - Berhala lagi - yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. - Disengaja sama Israel, dia bikin lembu dari emas. Sengaja. Ngelunjak sama Tuhan. Berikutnya lagi.  -
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, - Itu sebabnya kalau saudara sayang anak cucu saudara, jangan nyeleweng. Tuhan itu membalas, Dia cemburu, Dia membalas sampai kepada keturunan -
20:6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.
20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Ini juga salah satu berhala. Kalau kita bilang Tuhan Tuhan saya minta duit, Tuhan Tuhan saya minta berkat. Ada berkat dari Tuhan tapi kalau kita jadikan Tuhan seperti berhala, kita sudah memakai nama Tuhan dengan sembarangan. Maka Yesus berkata, bukan yang berseru kepada-Ku Tuhan  Tuhan akan masuk ke dalam kerajaan sorga tapi mereka yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Keluaran

32:7 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya. 

Dalam bahasa Inggris, sudah merusak diri mereka sendiri. Moralnya rusak nari-nari di depan patung berhala. Coba saudara, Tuhan kan pernah berkata, kamu nggak bisa. Bukan nggak boleh lagi, nggak bisa menyembah Allah bersama dengan Mamon. Mamon itu dewa uang. Jangan kita menyembah Tuhan sambil pikiran kita bermaksud dengan Mamon. Janganlah sekali-kali ngomong usaha saya lagi sepi.

Begini. Kalau income saudara lagi normal. Tiba-tiba ada satu bulan menurun. Ketahuilah saudara, pada waktu saudara punya income menurun 1, 2 atau 3 bulan, itu di depan saudara ada sungai yang saudara bisa lompati tapi saudara musti bersiap-siap. Maka Tuhan suruh saudara berhenti. Saudara berhenti tidak ada income tapi itu artinya saudara bersiap-siap, saudara harus lompat itu sungai. Mengerti saudara?

Kalau saudara mau melompat sungai nggak bisa langsung melangkah seperti tadi. Saudara musti ancang-ancang. Mundur, lari ... baru lompat. Begitu saudara lompat di sungai ini, berkat Tuhan jauh lebih besar dari yang pertama. Selalu begitu. Wahyu 1-3 berhenti, Tuhan bilang naik. Itu Yohanes berhenti dia naik dulu baru jalan lagi.

Jadi selalu kita musti jadi kristen halilintar ... naik, turun sedikit. Naik lagi, turun sedikit. Naik lagi, turun, Jadi halilintar, amin?

Jangan jadi kristen gunung ... naik turun, naik turun ... jadi kristen gunung. Jadi kristen halilintar. Dengan saudara berdosa, dengan saudara membuat berhala, saudara merusak diri saudara sendiri. Itu kata Tuhan. Berikut.     

32:8 Segera juga mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan korban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir."
32:9 Lagi firman TUHAN kepada Musa: "Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.
32:10 Oleh sebab itu biarkanlah Aku, supaya murka-Ku bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar."

Musa dihadapkan dengan 2 pilihan, Aku akan basmi mereka orang-orang itu yang berdosa akan Aku basmi mereka tetapi engkau Musa, Aku akan membuat bangsamu kamu menjadi bangsa yang besar. Kalau Musa berkata: Ya Tuhan, kehendak-Mu jadi, ... apa yang terjadi saudara? Israel dibasmi sama Tuhan. Hanya Musa dan keluarganya. Sebab Tuhan mau bikin bangsa baru. Itu caranya Tuhan. Tapi lihat hatinya Musa.

32:11 Lalu Musa mencoba melunakkan hati TUHAN, Allahnya, dengan berkata: "Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat?
32:12 Mengapakah orang Mesir akan berkata: Dia - Atau Yahwe - membawa mereka keluar dengan maksud menimpakan malapetaka kepada mereka dan membunuh mereka di gunung dan membinasakannya dari muka bumi? Berbaliklah dari murka-Mu yang bernyala-nyala itu dan menyesallah karena malapetaka yang hendak Kaudatangkan kepada umat-Mu.
32:13 Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya."
32:14 Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.

Kalau saya baca terus, dia lihat mereka sedang bermain. Ada riuh rendah. Yosua lapor sama Musa, seperti ada keramaian. Bukan keramaian, mereka sedang menari. Musa tahu karena dari Tuhan. Itu sebabnya banyak jemaat suka ngomong, itu pendeta tahu dari mana, ya. Saya kok nggak ada yang tahu kelakuan saya. Itu jemaat Cianjur paling banyak. Pasti istrinya yang ngadu. Padahal istri saya bilang, saya nggak ngomong apa-apa. Tuhan itu tahu saudara. Dia memberitahu kepada Musa. Jadi ketika Yosua berkata, itu ada pesta. Bukan pesta, itu orang menari-nari.

Kenapa Musa sampai dia bisa suruh sabar, Tuhan jangan marah, tapi begitu dia lihat orang Israel, itu 2 loh batu dia banting dia marah ... dia banting sampai hancur. Dan dia turun dia angkat itu anak lembu dipukul dihancurkan sampai hancur jadi bubuk, dimasukkan di sungai pakai air. Orang Israel disuruh minum, minum itu. Marah Musa. Kenapa? Karena ada berhala yang merusakkan bangsa yang dicintai oleh Tuhan. Marahlah Musa. Marahlah Tuhan.

Saudara-saudara, saudara dicintai oleh Tuhan, khotbah saya pertama. Saudara dipagari oleh Tuhan. Jangan sampai ada berhala. Karena kalau ada berhala, kalau kita nyeleweng, kalau kita berbuat yang tidak Tuhan kehendaki, Allah marah. Sebetulnya kita semua ada di bawah hukuman. Tetapi ada nyanyian Anak Domba. Tadi nyanyian Musa, jangan menyembah berhala. Ada nyanyian Anak Domba. Dan Anak Domba ini sudah tersembelih, Dia mengajarkan kepada kita untuk tidak menyembah berhala dan bagaimana melakukannya. I Korintus   

10:1 Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.
10:2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut. - Saudara yang belum dibaptis selam, baca ayat ini ya -
10:3 Mereka semua makan makanan rohani yang sama
10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
10:5 Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar - mayoritas - dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun.

10:6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,
10:7 dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: "Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria."
10:8 Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang.
10:9 Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular.
10:10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.
10:11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.
10:12 Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!
10:13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. - Ada banyak orang baca sampai di situ berhenti. Oh, nggak apa-apa saya berdosa, nggak apa-apa saya cabul, nggak apa-apa saya bersungut, nggak apa-apa saya menyembah berhala. Nanti toh ada jalan keluar. Jangan begitu. Itu ayat tidak berhenti di ayat 13, ada ayat 14 -
10:14 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala! - Luar biasa, Perjanjian Baru berbicara keras tentang berhala. -

10:15 Aku berbicara kepadamu sebagai orang-orang yang bijaksana. Pertimbangkanlah sendiri apa yang aku katakan!
10:16 Bukankah cawan pengucapan syukur - Ini perjamuan kudus -, yang atasnya kita ucapkan syukur, adalah persekutuan dengan darah Kristus? Bukankah roti yang kita pecah-pecahkan adalah persekutuan dengan tubuh Kristus?
10:17 Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
10:18 Perhatikanlah bangsa Israel menurut daging: bukankah mereka yang makan apa yang dipersembahkan mendapat bagian dalam pelayanan mezbah?
10:19 Apakah yang kumaksudkan dengan perkataan itu? Bahwa persembahan berhala adalah sesuatu? Atau bahwa berhala adalah sesuatu?
10:20 Bukan! Apa yang kumaksudkan ialah, bahwa persembahan mereka adalah persembahan kepada roh-roh jahat, bukan kepada Allah. Dan aku tidak mau, bahwa kamu bersekutu dengan roh-roh jahat.
10:21 Kamu tidak dapat minum dari cawan Tuhan dan juga dari cawan roh-roh jahat. Kamu tidak dapat mendapat bagian dalam perjamuan Tuhan dan juga dalam perjamuan roh-roh jahat.
10:22 Atau maukah kita membangkitkan cemburu Tuhan? Apakah kita lebih kuat dari pada Dia?

Perjamuan Tuhan jangan diganggu dengan penyembahan berhala. Saudara dicintai oleh Tuhan. Jangan sia-siakan cinta Tuhan itu. Respon. Kalau cinta Tuhan itu murni, kasih Tuhan .. kasih yang menyelamatkan, respon, saya mau diselamatkan Tuhan. Kasih Tuhan .. tak berkesudahan. Respon, saya mau  ada di dalam kasih itu Tuhan. Sepanjang masa .. Jiwaku merindu. Apa betul saudara hanya merindukan Tuhan? Sebab keagungan dari kasih Tuhan.

Di depan kita ada perjamuan Tuhan. Dalam satu pasal, dia bilang, hati-hati penyembahan berhala. Bahkan di dalam ayat 14, jauhilah penyembahan berhala!

Saudara mungkin masih pegang keris-keris dari orang sakti. Saya mau tutup dengan satu kesaksian. Mustinya dia yang bersaksi sendiri. Bekas suhu. Ini suhu tukang potong lidah, jalan di bara api, dan dia pernah mandi minyak panas. Dia bersaksi di Cianjur. Permulaan dia ambil Supermie. Supermie itu dia taruh di minyak panas, hitam, langsung hangus. Karena dia pakai ilmu dia rendam minyak panas. Dia bangga. Ini, roh berhala itu membanggakan diri sendiri. Bangga dia punya ilmu tinggi. Apa kata firman Allah? Jangan kamu bangga atas kuda, jangan bangga atas kereta, tapi banggalah karena nama Tuhan Yesus Kristus. Jangan puji-puji pendeta, jangan, pendek umur itu pendeta. Tetapi pujilah Tuhan karena segala sesuatu dari Dia, kepada dia, dan oleh Dia semuanya sudah ada.

Family Camp ini terjadi karena Dia, oleh Dia, dan kepada Dia. Berhala itu tambah kita dalam di dalam Tuhan, tambah halus dia. 

Saudara, manusia bisa dihantam oleh virus. Maka jangan puji manusia, jangan berhalakan pendeta, umurnya pendek nanti. Kalau saudara mau pendeta saudara gembala saudara umur panjang, pujilah cuma Yesus. Hanya Yesus .. hanya Yesus .. Hanya Yesus. Pujalah Yesus, jangan manusia.

Sebetulnya berhala itu kalau buat orang kristen lebih dari patung. Kalau patung itu berhala yang kasat mata, kelihatan. Bikin patung Maria, bikin patung Petrus, bikin patung Yesus. Kalau yang bikin patungnya orang Jepang, Yesusnya sipit. Kalau yang bikin patungnya orang Itali seperti Michael Angelo, wah ganteng. Tapi Yesus kan buka patung. Tuhan bukan patung. Dia hidup. Dia tinggal di dalam hati saudara. Dia di dalam saudara. Kalau saudara merasa bahwa Dia di dalam saudara, saudara tidak perlu minta ini minta itu, nggak usah! Kalau Tuhan di dalam kita, Dia tahu keperluan kita, Dia tahu kebutuhan kita, Dia tahu apa yang terbaik untuk kita.

Kalau saudara mau menikahkan anak. Ada beberapa keluarga di sini mau menikahkan anak. Di Cianjur juga ada. Sembahlah Tuhan, nomorsatukan Tuhan. Nanti Tuhan akan berikan satu pesta pernikahan yang the best buat saudara. Yang terbaik. Saudara mungkin belum dapat jodoh. Tetapi kalau saudara mendahulukan Tuhan, saudara akan dapat jodoh yang terbaik. Kalau saudara pilih sendiri, mentok saudara. Pilihan kita seringkali salah. Tetapi kalau saudara serahkan sama Tuhan, Tuhan tahu keperluan kita, Dia akan pimpin kita. Siapkah saudara menerima perjamuan Tuhan ini?

Mari para pelayan perjamuan maju ke depan. Kita mau meteraikan Family Camp ini dengan perjamuan Tuhan.    

-- o -- 

 _________________________ 

 

(Kembali ke Halaman Utama)

_________________________